BAHAS HARGA YAMAHA XSR 155 RP 42 JUTA DALAM SECANGKIR KOPI

sumber image: https://gaadiwaadi.com

Jakarta – Rasanya penggemar otomotif sulit tidak langsung jatuh cinta pandangan pertama pada Yamaha XSR 155 yang diperkenalkan di Thailand jelang akhir pekan lalu, apalagi yang warna Green Wanderlust wuih super ciamik.

Saat melihat informasinya berseliweran di media mainstream, blog papan atas dan instagram pada Jumat (16/8) dan Sabtu (17/8), jbkderry.com lebih memilih sebagai penikmat karena informasinya tumpah ruah.

Tapi Senin 19 Agustus 2019, rasanya jadi merasa bersalah kalau gak ikutan informasikan motor bergaya retro ini. Harganya di Thailand sih memang cukup mengejutkan karena dibanderol sekitar Rp 42 juta, nyaris lebih  mahal Rp 7 juta ketimbang Yamaha MT- 15 (Rp 35,335 juta OTR Jakarta) padahal basis mesinnya sama.

Ataupun lebih mahal ketimbang Yamaha R15 yang dipasangi stiker harga Rp 35,76 juta OTR Jakarta. Pun demikian jika dibandingkan dengan Yamaha Vixion R 155 yang ditempeli stiker harga Rp 30,555 juta OTR Jakarta.

Ketika dibandingkan dengan rival utamanya, Kawasaki W175, nyaris lebih mahal Rp 9 juta ketimbang Kawasaki W175 Cafe (Rp 33,1 juta), serta lebih mahal lebih dari Rp 10 juta ketimbang Kawasaki W175 versi 2-tone colour (Rp 31,6 juta).

Jadi worth it gak neeh Rp 42 juta buat Yamaha XSR 155 jika diluncurkan di Indonesia juga dalam waktu dekat? Atau jangan-jangan ketika beneran diluncurkan harganya bisa lebih murah ketimbang di Thailand, tapi apa iya bisa lebih murah dibanding Yamaha MT-15 dan R15?!

sumber image https://gaadiwaadi.com

Prediksi liar a la media kelas secangkir kopi jbkderry.com sih, kalau diluncurkan di Indonesia kemungkinan kisarannya di angka Rp 35 jutaan – Rp 37 jutaan. Bagaimana kalau pendapat atau tebak-tebakan versi kalian, guys?

Jika dibandingkan dengan dimensi Kawasaki W175 secara sepintas nampak proporsi Yamaha XSR 155 lebih kekar dan besar. Setidaknya ada 5 (lima) bagian yang menunjukkan hal itu, yaitu tangki yang besar, keberadaan frame deltabox, ukuran knalpot, ukuran ban, dan keberadaan suspensi Up-Side Down pada bagian garpu depan.

Yamaha XSR 155 juga dibekali dengan desain velg yang berbeda dengan Kawasaki W175 yang menganut konsep velg jari-jari, sementara motor retro dari Yamaha ini mengusung velg racing alias cast wheel.

Dan meski kapasitas mesin W175 sesuai namanya 175cc, namun output tenaga dan torsi puncaknya kalah ketimbang Yamaha XSR 155. Kawasaki W175 yang masih menggunakan sistem suplai bahan bakar karburator memiliki tenaga puncak 9 kW / 7.500 rpm dan torsi maksimal 13,2 Nm / 6.000 rpm.

Sementara Yamaha XSR 155 yang menggunakan basis mesin yang sama dengan R15, MT-15 dan Vixion R, yakni mesin satu silinder dengan tenaga puncak 14,2 kW / 10.000 rpm dan torsi maksimal 14,7 Nm / 8.500 rpm.

Artinya kalau Anda menginginkan motor retro standar pabrikan dengan performa lebih cihuy di segmen kapasitas mesin di bawah 200cc, Yamaha XSR 155 berada di atas level Kawasaki W175.

Secara dukungan sistem pengereman, Yamaha XSR 155 pun lebih cihuy dengan sistem cakram di roda depan dan belakang. Sementara Kawasaki W175 baru di roda depan yang menggunakan sistem cakram, itupun dengan dimensi ukuran piringan yang lebih kecil.

Sistem suspensi belakang Yamaha XSR 155 pun lebih ajib model monoshock, sementara W175 masih dual shock.

Dari perbandingan beberapa hal ini, kesan klasik Kawasaki W175 sebenarnya lebih dapat ketimbang Yamaha XSR 155, mengingat Yamaha XSR 155 masih ada kesan kekiniannya. Ya kalau membidik segmen anak muda yang pengen bergaya a la bokap dan kakeknya dulu, Yamaha XSR 155 lebih kekinian.

Apalagi sistem transmisi Yamaha XSR 155 sudah model 6-percepatan, sementara Kawasaki W175 model 5-percepatan.

Tapi kalau pengen ngejar yang terkesan lebih jadul, rasanya Kawasaki W175 lebih dapet. Sekarang tergantung pilihan pengen tampilan motor retro di bawah 200cc yang seperti apa?!

Kalau pengen lebih ramah kantong untuk biaya bensin dan perawatan, Kawasaki W175 jelas lebih patut dikedepankan. Dengan sistem suplai bahan bakar masih model karburator dan rasio kompresi mesin 9,1:1 dicekoki Premium RON 88 pun masih oke. Bengkelnya pun bengkel pinggir jalan pun jadi.

Sementara Yamaha XSR 155 dengan sistem suplai bahan bakar injeksi, serta rasio kompresi mesin 11,6:1 paling enggak sebaiknya nenggak sekelas BBM Pertamax RON 92 dan ke bengkel yang toolsnya sudah modern bisa nanganin perawatan berkala mesin motor injeksi.

Kupas Biaya Modifikasi Motor Bergaya Retro 

Iseng-iseng, jbkderry.com memasukkan kata kunci “biaya modifikasi motor retro klasik” di mbah Google, dan salah satunya ketemu data biaya modikasi motor retro itu mulai dikisaran Rp 8 juta.

Ada juga data dari bengkel spesialis aplikasi aksesori untuk Kawasaki W175 di angka mulai Rp 6 jutaan dan 7 jutaan. Tapi saat saat memasukkan kata kunci “biaya modifikasi motor Jokowi” untuk Kawasaki W175 di Google, ketemu angka Rp 25 jutaan.

Sederhananya, kalau menjadikan Kawasaki W175 jadi bahan custom dan didandani, budgetnya pun tembus di angka Rp 40 jutaan. Bayangkan saja, saat memasukkan kata kunci “Upside Down Yamaha Xabre” di Google, harganya mulai Rp 4,2 juta.

Lantas bagaimana melihat kehadiran Yamaha XSR 155 jika jadi diluncurkan di Indonesia? Secara arah desain, terlepas dari berbagi platform chassis dan mesin dengan Yamaha MT-15, Yamaha XSR 155 menawarkan pesona yang berbeda seperti yang sudah dikemukan di atas.

Sekarang sebagai penutup artikel kelas secangkir kopi kali ini, kira-kira kalau nanti prediksinya bisa tembus di harga Rp 35 jutaan – Rp 37 jutaan di Indonesia, apakah brosis tertarik untuk membelinya?

Jika tertarik, kira-kira lebih suka tampilan standar apa di-custom lagi biar tampil beda? Awrait, itu saja dulu, guys. Terima kasih telah menyempatkan waktu untuk mampir. Semoga informasi kelas secangkir kopi kali ini ada manfaatnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s