INI DIA TEKNOLOGI MOBIL LISTRIK SUZUKI UNTUK INDONESIA SAAT INI

Jakarta – Pada saat pelaksanaan pameran dan parade kendaraan bermotor listrik yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia di Monas pada Sabtu 31 Agustus 2019, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memamerkan teknologi listrik Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS).

Teknologi SHVS ini diaplikasikan pada Suzuki Ertiga, dan menjadi bagian dari upaya PT SIS untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait kebijakan penerapan kendaraan listrik di Indonesia.

Sebagaimana telah banyak dipublikasikan, peraturan perundangan mengenai pengembangan kendaraan listrik di Indonesia telah ditandatangani oleh Presiden Jokowi pada tanggal 5 Agustus 2019 lalu, serta pemerintah telah mencanangkan target pada tahun 2025 mendatang sebanyak 20% dari total produksi kendaraan di Indonesia adalah kendaraan listrik.

Teknologi SHVS sendiri sudah diaplikasikan pada Suzuki Ertiga sejak tahun 2017 lalu, sebagai kendaraan berteknologi motor listrik yang lebih ramah lingkungan dan juga lebih rendah kadar emisi gas buang CO2. 

“New Ertiga Diesel Hybrid yang mengadaptasi teknologi SHVS dan menjadi yang pertama di kelasnya dalam hal teknologi ramah lingkungan, serta menjadi bagian dari upaya kami mendukung pemerintah menuju masa transisi era mobil listrik, untuk menuju Indonesia bersih udara dan hemat energi,” terang Dony Saputra, 4W Marketing Director PT SIS.

Teknologi mild hybrid SHVS sesuai makna yang terkandung di namanya, belum merupakan kendaraan yang mengandalkan tenaga baterei sepenuhnya (pure electric hevicle/battery electric vehicle), tapi kombinasi kinerja mesin konvensional dan motor listrik (hybrid).

Mengenal Lebih Dekat Teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS)

Teknologi SHVS ini sendiri dibuat untuk sistem penggerak mesin dan telah dilengkapi dengan Integrated Starter Generator (ISG) sebagai pengganti alternator konvensional yang mampu memberikan dukungan tenaga pada mesin, sehingga dapat meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Teknologi SHVS juga dilengkapi Lithium Ion Battery yang dirancang untuk menyimpan tenaga yang dihasilkan oleh ISG dan akan digunakan ketika mesin membutuhkan dukungan tenaga.  Teknologi SHVS ini mencakup efisiensi bahan bakar, ringan, dan kompak sehingga merupakan sistem yang ideal untuk mobil-mobil kompak.

Cara Kerja Teknologi SHVS

Teknologi SHVS memiliki sistem kerja yang sederhana. Diawali ketika kendaraan pada posisi berhenti serta pengemudi tidak menginjak pedal dan gigi pada posisi ‘N’ atau netral, maka secara otomatis kendaraan akan melakukan Engine Auto Stop yang berfungsi mematikan mesin, namun sistem kelistrikan tetap menyala.

Kemudian apabila pedal diinjak, secara otomatis ISG akan menyalakan kembali mesin kendaraan.

Akselerasi Awal & Melaju

Saat melakukan akselerasi awal, tenaga atau listrik yang tersimpan pada baterai akan memberikan dukungan tenaga pada mesin. Ketika kendaraan dalam posisi melaju, tenaga atau listrik yang tersimpan pada baterai akan dialihkan pada komponen elektrik, seperti lampu, audio, air conditioner, serta multi-information display, sehingga kerja mesin hanya akan dipusatkan untuk menghasilkan tenaga.

Hal ini akan meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar serta meningkatkan performa saat berkendara.

Deselerasi

Ketika kendaraan melakukan deselerasi atau memperlambat laju, ISG secara otomatis akan mengubah energi kinetik yang dihasilkan pada putaran roda menjadi energi listrik yang akan mengisi daya baterai yang terdapat pada kendaraan dengan teknologi SHVS.

Ketika mobil melakukan pengereman, pengisian daya listrik pada baterai akan semakin besar.

Engine Auto Stop

Apabila kendaraan melaju pada kecepatan 15km/jam hingga berhenti dan pengemudi memindahkan gigi ke posisi ‘N’ atau netral serta melepas pedal, maka secara otomatis kendaraan akan melakukan Engine Auto Stop dan mematikan mesin.

Pada saat mesin berhenti inilah daya listrik yang disimpan pada baterai akan dialihkan pada komponen elektrik untuk tetap menjaga sistem kelistrikan tetap menyala.

Siklus yang sama akan berulang lagi ketika pengemudi menjalankan kendaraannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s