NGOBROLIN PASAR SEPEDA MOTOR ASIA TENGGARA SEMESTER PERTAMA 2019

 

Sumber foto: Astra Honda Motor

Asia Tenggara – Sabtu 21 September 2019, redaksi jbkderry.com mikir kira-kira artikel kelas secangkir kopi apa yah yang bagus diunggah di akhir pekan ini, lalu ketemulah ide memasukkan kata kunci “number of sales motorcycle southeast Asia 2019, dan ketemulah sumber data di situs https://motorcyclesdata.com.

Daripada bengong nunggu bintang jatuh, mending dipakai nulis sambil belajar. Yah, mudah-mudahan informasinya bermanfaat juga buat para agan yang suka mampir ke media kelas secangkir kopi ini.

Jadi begini ceritanya…

Menurut artikel tersebut, sepanjang semester pertama 2019, pasar sepeda motor di Asia Tenggara ternyata menurun 3%. Meski demikian, tidak di semua negara yang tergabung di ASEAN yang turun. Pasalnya Singapura dan Malaysia dikabarkan lagi bagus-bagusnya.

Bagaimana dengan Indonesia? Katanya sih masih berjalan di jalur positif, situasinya mirip-miriplah dengan yang lagi terjadi di Filipina. Pasar sepeda motor yang lagi nyusruk katanya lagi terjadi Thailand dan Vietnam.

Beberapa negara di Asia Tenggara lainnya seperti Kamboja, Laos, Myanmar dan Brunei Darussalam kabarnya data penjualannya kurang lengkap, cuma sebagian yang ada. Wah, berarti kurang lengkap neeh datanya, gaezzz.

Ya, negara seperti Myanmar, Laos, dan Kamboja (menurut artikel ini) kondisi pembangunan dan pendapatan per kapitanya masih digambarkan masih rendah, tapi secara umum perkembangan pasarnya cukup cepat.

Situasi pasar sepeda motor yang berjalan positif di pasar Asia Tenggara tidak terlepas dari kondisi perekonomiannya yang tetap tumbuh positif. Sebagai gambaran pada kuartal keempat 2018 lalu, pertumbuhan ekonomi di ASEAN dikabarkan mencapai angka 4,9% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Pasar sepeda motor di wilayah Asia Tenggara sendiri pada kuartal pertama 2019 dikabarkan nyaris mencapai 31% dari pasar sepeda motor di dunia. Dan salah satu pasar terbesar di kawasan Asia Tenggara sendiri secara populasi siapa lagi kalau bukan Indonesia, yang disebut naik 15% pada periode empat bulan pertama 2019.

Pada semester pertama 2019 sendiri, angka penjualan sepeda motor di Indonesia tumbuh di kisaran 7,3%. Di posisi kedua dan ketiga ada Vietnam dan Thailand yang masing-masing pasarnya lagi turun 5,3% dan 4,3%. Di posisi keempat dengan populasi penjualan terbanyak ada nama Filipina yang pasarnya lagi tumbuh 8,1%.

Pertumbuhan pesat terjadi di Malaysia yang pasarnya naik 20% pada semester pertama 2019. Sementara pertumbuhan tertinggi terjadi di Singapura yang dikabarkan tumbuh hingga 63,1%.

Merek Terpopuler Pilihan Konsumen

Enggak perlu ditanya lagi sih di posisi pertama ya sudah pasti Honda, dengan pertumbuhan 3,9% pada semester pertama 2019. Tidak heran jika di tahun 2019 ini angka penjualan sepeda motor Honda di Asia Tenggara diproyeksikan tembus di angka 10 juta unit sekaligus dipercaya mampu memecahkan rekor penjualan 9,4 juta unit pada tahun 2018 lalu.

Kompetitornya sama seperti yang terjadi di Indonesia, yaitu Yamaha. Pabrikan motor berlambang garpu tala itu diproyeksi mampu tumbuh 4,8% pasarnya di tahun 2019 ini, setelah mencatat angka penjualan 3 juta unit pada tahun 2018.

Posisi ketiga dan keempat juga kurang lebih mirip-mirip dengan kondisi di Indonesia, dimana Kawasaki dipercaya akan naik pangsa pasarnya dua-digit, setelah mencatat angka penjualan 226.426 unit pada tahun 2018.

Sementara Suzuki yang ada di posisi keempat justru turun pangsa pasarnya hingga dua-digit. Hmm, jadi ingat artikel BISA APA SUZUKI NEX II CROSS DI PASAR SKUTIK INDONESIA 2019? beberapa hari lalu.

Beberapa merek motor asal Eropa, Amerika Serikat dan India sendiri digambarkan tidak terlalu sukses memikat konsumen di Asia Tenggara. Merek-merek motor premium seperti Ducati, Triumph dan BMW yang diproduksi di Thailand dikabarkan kurang berhasil memikat konsumen di Asia Tenggara.

Seorang kawan (off-the record) menyebut salah satu merek terkemuka di atas bisa tembus penjualan 20 unit setahun di Indonesia saja sudah prestasi. Sebuah kabar yang tentu kurang baik dalam perspektif bisnis untuk berkembang.

Merek premium yang digambarkan lumayan berkembang di Asia Tenggara pada semester pertama 2019 adalah KTM. Setelah meresmikan fasilitas di Filipina, pabrikan motor asal Austria itu dikabarkan telah siap membangun pabrik keduanya di Asia Tenggara, dan negara yang kedua itu adalah Indonesia.

Ya, pasar sepeda motor di Asia Tenggara seperti yang pernah jbkderry.com buat artikelnya, MASYARAKAT INDONESIA UMUMNYA HANYA PILIH DUA MEREK MOTOR, memang pilihannya cuma dua secara umum yah kalau enggak Honda, baru pilih Yamaha.

Terlebih keduanya punya pengalaman mengurus kebutuhan pasar sepeda motor di Asia Tenggara selama nyaris 50 tahun terakhir.

Okelah, itu saja dulu artikel kali ini, gan. Semoga ada manfaatnya, terima kasih telah menyempatkan waktu untuk mampir.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s