HEATH LEDGER PEMERAN JOKER TERBAIK SEPANJANG MASA

jbkderry.com – Spin-Off Joker pertama kali versi Joaquin Phoenix (dan Todd Phillips selaku sutradara) menjadi buah bibir yang menarik dibahas dan mengundang pertanyaan retorik, “Siapa pemeran Joker terbaik sepanjang masa?”

Seorang kawan baik berkata Joker versi Joaquin Phoenix tentu lebih menarik, karena pertama kali dirinya menjadi tokoh utama dari sebuah film (tanpa bayang-bayang si manusia kalelawar).

Joker versi Joaquin Phoenix lebih komplit, karena transformasinya lebih lengkap mulai dari sakit jiwa, putus asa, tidak punya rasa takut kehilangan apapun, banyak dikecewakan, hingga akhirnya Arthur Fleck bertransformasi lengkap menjadi seorang Joker sepenuhnya.

“Joker versi Joaquin Phoenix berhasil mengajak penonton melihat lebih utuh transformasi Arthur Fleck menjadi Joker. Mulai dari sikap, gerak tubuh, hingga sorotan matanya. Sementara Joker versi Heath hanya sadis, bahkan tidak gila, hanya nilai-nilainya saja yang berbeda dari kebanyakan orang,” demikian kata seorang kawan baik.

Bagaimana menurut jbkderry.com?

Ungkapan terakhir kawan itu mengingatkan jbkderry.com pada salah satu petikan kata-kata Joker versi Joaquin, “Bagian terburuk bagi pengidap gangguan kejiwaan adalah orang-orang yang menuntutmu untuk senantiasa beradab.” (The worst part of having mental illness is people expect you to behave as if you don’t).

Jika cara melihatnya dalam rangkaian cerita yang lebih utuh, tentu Joker versi Joaquin Phoenix belum ada lawan, tapi jika melihat cara pendalaman karakter, jbkderry.com menilai karakter Joker versi Heath Ledger masih lebih baik.

Untuk Joker versi Joaquin Phoenix, jbkderry.com kasih nilai 9 – 9,5. Sementara Joker versi Heath Ledger punya nilai 10 dari skala 10 alias sempurna. Meski Christian Bale menurut jbkderry.com adalah pemeran Batman terbaik sejauh ini, namun khusus untuk film The Dark Knight (2008), Batman justru nampak yang jadi pemeran pembantu di mata penonton.

Tidak mengherankan jika kemudian, Acedemy Award tahun 2018 menganugerahkan Piala Oscar untuk akting Heath Ledger di film tersebut.

Kenapa Joker versi Heath Ledger lebih baik ketimbang Joker versi Joaquin Phoenix? Jawaban simpel termudah versi jbkderry.com adalah tentu menjadi pekerjaan (yang sangat) sulit jika ternyata karakter pemeran pembantu seperti Joker versi Heath Ledger bisa nampak lebih menjadi ‘pemeran utama’ ketimbang pemeran utamanya sendiri, dalam hal ini Batman versi Christian Bale.

Ya, Bale pun bukan aktor sembarangan. Pasalnya dua tahun kemudian (setelah The Dark Knight) di tahun 2010, Christian Bale berhasil meraih Piala Oscar sebagai pemeran utama di film The Fighter.

Jawaban kedua versi jbkderry.com, Joker versi Joaquin Phoenix adalah kualitas akting nyaris sempurna dari salah seorang seniman peran terbaik di dunia. Sementara Joker versi Heath Ledger seperti satu kesatuan. Heath Ledger di The Dark Knight seperti satu kesatuan, Heath adalah Joker dan Joker adalah Heath.

Sederhananya, di The Dark Knight, Heath seperti tidak nampak lagi tengah berakting namun seperti memainkan karakter yang sangat ia kenali, sangat dekat, bahkan itu seperti memainkan karakter dirinya sendiri. Bukankah itu lebih hebat, berperan namun tidak nampak seperti berperan?!

Mungkin karena terlalu menyatunya Heath dalam memerankan Joker kala itu disinyalir menjadi salah satu sebab utama “rusaknya” kepribadian aktor kelahiran Australia 4 April 1979 dan membuatnya ditemukan tewas karena overdosis obat-obatan pada tanggal 22 Januari 2008.

Sebagai penutup artikel kelas secangkir kopi kali ini, berikut premisnya; Joker versi Heath Ledger adalah kelanjutan Joker versi Joaquin Phoenix, karena saat Joker ada di tangan Heath Ledger itulah musuh abadi Bruce Wayne ini mencapai titik kesempurnaan diri dalam memainkan pikiran menunjukkan dirinya adalah pribadi yang cerdas, brilian, mampu memainkan pikiran banyak orang, seorang pembaca pikiran kelas wahid, hingga memiliki kemampuan komunikasi yang paripurna.

Enggak percaya? Silakan simak lagi kompilasi akting Heath Ledger di The Dark Knight berdurasi 43:38 di bawah ini, enjoy…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s