MELIHAT LEBIH DEKAT CARA HYUNDAI DALAM MEMAHAMI KEBUTUHAN MOBILITAS MANUSIA

sumber foto: Hyundai Worldwide

jbkderry.com – Melihat Korea Selatan dalam multi sektor, rasanya Indonesia bisa banyak belajar.

Simak saja perkembangan perangkat elektronik khususnya smartphone melalui Samsung, musik K-Pop, drama Korea, hingga perkembangan dunia otomotifnya khususnya melalui Hyundai Motor Group yang berhasil memikat dan menempati tempat-tempat utama di dunia pada bidangnya masing-masing.

Dari beberapa referensi yang jbkderry.com dapatkan, salah satu kunci kesuksesan bangsa Korea Selatan adalah pada nilai ketekunannya dalam berupaya.

Untuk poin terakhir itu, Hyundai Motor Group bisa dibilang sebagai salah satunya. Pabrikan otomotif yang kini membidangi tiga merek (Hyundai, Kia, dan merek premium Genesis, serta satu divisi performa yang diberi nama “N”) itu kini menjulang sebagai salah satu grup aliansi otomotif paling terkemuka di dunia.

Padahal jika ditilik dari usia perjalanan, Hyundai Motor Group terbilang cukup belia, karena baru didirikan pada tahun 1967, dan kini menurut data Interbrand sebagai salah satu perusahaan konsultan marketing terkemuka, Hyundai menjadi merek otomotif dengan perkembangan paling pesat sejak tahun 2005 dan terus masuk ke dalam daftar 100 Best Global Brand.

Di tahun 2018, Hyundai menempati merek otomotif dengan penjualan nomor 6 (enam) dengan angka penjualan kendaraan 4.076.913 unit, sementara merek aliansinya Kia menempati posisi ke-9 dengan angka penjualan 2.638.782 unit.

Membahas tentang Hyundai dan perkembangannya terkini juga menarik. Di tahun 2019 ini, di tengah kondisi industri otomotif yang mengalami tekanan cukup hebat di berbagai wilayah pasar terkemuka di dunia, Hyundai melakukan sejumlah strategi krusial bukan hanya untuk mempertahankan eksistensi, tetapi lebih jauh lagi untuk mengembangkan potensi pasar dan memahami kebutuhan manusia yang luas serta beragam di berbagai wilayah penjuru bumi.

Indikator utama mengenai hal itu adalah ketika pada tanggal 15 Oktober 2019 lalu, Hyundai Motor Group mengumumkan nilai investasi pengembangan teknologi mobilitas US$35 miliar atau sekitar Rp 490 triliun.

Dana sebesar itu sedianya digunakan untuk pengembangan teknologi otomotif dan mobilitas hingga tahun 2025, di antaranya untuk pengembangan kendaraan swakemudi (autonomous), kendaraan yang terintegrasi atau terhubung dengan jaringan (connected cars), kendaraan listrik, hingga teknologi kendaraan operasional bersama (ride-sharing).

Ya, jika Anda berkesempatan berkunjung ke kanal YouTube Hyundai Worldwide, melalui kampanye bertema ‘Because of You’, Hyundai ingin menyampaikan pesan tentang strategi dan langkah krusial mereka untuk lebih memahami kebutuhan mobilitas setiap manusia.

Bukan rahasia umum lagi, jika kebutuhan berkendara manusia di berbagai wilayah semakin beragam. Ke depan dalam waktu yang mungkin tidak berapa lama, kita kemungkinan disajikan pada fenomena jika kendaraan itu tidak harus berupa mobil yang beroda empat ataupun motor yang beroda dua.

Pun demikian, melalui aplikasi teknologi kecerdasan buatan, kita akan segera melihat bagaimana kendaraan dapat bergerak sendiri atau swakemudi. Kita juga akan melihat wujud kendaraan mikro dan praktis yang hanya bisa dinaiki satu orang.

Kita juga akan melihat kendaraan yang dapat digerakkan atau dikontrol secara otomatis melalui teknologi komputer atau lebih detailnya kecerdasan buatan yang dapat bergerak tanpa bantuan manusia untuk mengisi daya listriknya, ataupun ke depan kita juga berkesempatan melihat bagaimana teknologi keberadaan kendaraan yang digunakan sebagai sarana mobilitas operasional bersama (ride-sharing dan ride-healing).

Bahkan seiring perkembangan teknologi kecerdasan buatan, Hyundai dapat membantu kebutuhan kendara atau mobilitas buat kalangan disabilitas.

Silakan simak video Hyundai dengan tema ‘Because of You’ di bawah ini:

Video di atas menggambarkan bagaimana Hyundai memahami kebutuhan mobilitas dari atlet disabilitas Park JeonBeom dari Korea Selatan untuk terus menjaga mimpinya menjadi atlet panah di level internasional.

Pada video berdurasi 31 detik di atas, Hyundai ingin menyampaikan pesan bagaimana kemampuan pihaknya dalam menciptakan dan menyediakan ragam kendaraan yang dapat memudahkan kaum perempuan modern di Amsterdam, melalui keberadaan kendaraan mikro dan juga teknologi autonomous (swakemudi).

Pada video berdurasi 30 detik di atas, Hyundai ingin menyampaikan pesan bagaimana kemampuan pihaknya memenuhi kebutuhan kendaraan elektrifikasi bagi seorang ibu dan putrinya di Chongqing, sebuah kota utama di China. Ya, bukan rahasia lagi, jika China saat ini menjadi pasar terbesar kendaraan elektrik di dunia.

Pada video berdurasi 31 detik di atas, Hyundai ingin menyampaikan pesan bagaimana pihaknya memenuhi kebutuhan kendaraan dengan teknologi autonomous bagi pasangan modern pehobi terjun payung di Los Angeles. Dengan teknologi autonomous, SUV modern Hyundai tersebut dapat berjalan sendiri swakemudi mengikuti titik koordinat yang diinginkan pemilik kendaraan.

“Tidak akan ada lagi filosofi desain a la boneka Rusia pada mobil-mobil Hyundai ke depan. Gaya baru desain mobil Hyundai kini seperti bidak-bidak catur, dimana setiap kendaraan punya penampilan dan fungsi yang berbeda, namun di saat bersama, mereka tetap sebuah tim,” kata SangYup Lee, Senior Vice President and the Head of Hyundai Design Center.

Wuidih, canggih, kan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s