NGOBROLIN PASAR SEPEDA MOTOR DI INDIA YANG MULAI GOYANG DI TAHUN 2019

Hero Splendor, motor terlaris di India.

jbkderry.com – Suatu ketika beberapa waktu lalu, jbkderry.com dibuat terperangah dengan angka penjualan motor terlaris di India, hanya pada bulan Oktober 2019 saja.

Dua motor produksi Hero, yakni Splendor dan HF Deluxe masing-masing menduduki posisi nomor 1 dan nomor 2 terlaris, dengan angka penjualan sebesar 264.137 unit dan 185.751 unit.

Kenapa terperangah?

Pasalnya spesifikasi kedua motor itu beda banget dengan selera umum masyarakat Indonesia saat ini, yaitu motor kopling dengan kapasitas mesin “hanya” 97,1cc.

Tapi di tengah selera pasarnya yang mungkin terasa ajaib jika dibandingkan dengan selera konsumen motor baru di Indonesia, pasar otomotif roda dua di India terus mengalami pertumbuhan yang mengagumkan.

Setidaknya dalam 10 tahun terakhir, pasar sepeda motor di India telah naik dua kali lipat. Jika pada periode 2011, angka penjualan sepeda motor di India berada di angka 11,77 juta unit, di tahun 2019 ini sudah menembus angka 21 juta unit.

Tidak mengherankan jika pada perkembangannya sejak tahun 2016 lalu, angka penjualan sepeda motor di India telah melampaui angka penjualan sepeda motor di Cina, dan menjadi negara dengan pasar sepeda motor terbesar di dunia.

Hero Motocorp Ltd. merupakan pabrikan motor asal India yang menguasai pasar sepeda motor di Negeri Hindustan, dan berpusat di New Delhi. Setelah Honda memutuskan aliansi pada tahun 2010, Hero justru mencapai momen keemasannya.

Pertumbuhan minat beli motor produksi Hero memang justru datang dari kawasan pinggiran dan pedesaaan, dimana pada tahun 2018 lalu menyumbangkan data penjualan nyaris 60%. Di tahun 2018 lalu, Hero berhasil menjual 7,83 juta unit dengan nilai pertumbuhan sekitar 2,7%.

Pesaingnya justru datang dari eks rekan aliansinya asal Jepang, yang pada tahun 2018 lalu mampu menjual 5,88 juta unit motor. Mirip dengan karakter motor terlaris Hero, produk motor Honda terlaris di bulan Oktober 2019 lalu misalnya adalah Honda CB Shine yang mengusung mesin berkapasitas 125cc.

Menjelang tutup tahun 2019 sendiri, pasar sepeda motor di India disebut tidak berjalan positif, menyusul kondisi perlambatan ekonomi dan beberapa faktor krusial lain seperti langkah-langkah penghematan baik dari kalangan potensial konsumen individual maupun perusahaan. Hal yang disinyalir dapat membuat proses pertumbuhan selama 10 tahun terakhir tidak berlanjut kembali.

Sepanjang sembilan bulan pertama (Januari – September) di tahun 2019 ini, data penjualan Hero turun di angka 15,2%. Pesaingnya Honda turun lebih tajam lagi di angka 19%. Demikian pula dengan TVS yang mengalami penurunan 10,4%. Bajaj di posisi keempat juga turun 6,9%, serta Royal Enfield di posisi kelima turun dengan nilai persentasi terbesar dibanding empat merek di atas di angka 21%.

Angka penurunan tertajam di periode tersebut dialami merek asal Amerika Serikat, Harley-Davidson, yang turun 27,4%.

Sumber informasi https://motorcyclesdata.com/ dan https://www.statista.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s