NGOBROLIN HONDA HR-V 1.5, KIA SELTOS, DAN WULING ALMAZ

jbkderry.com – Tanggal 27 Januari 2020, media kelas secangkir kopi jbkderry.com dapat telepon dari seorang kawan baik yang ingin berkonsultasi dan tukar pikiran soal mobil.

“Kira-kira Kia Seltos lebih bagus daripada (Honda) HR-V 1.5 yah?” katanya.

jbkderry.com memberikan respon seperti kodratnya sebagai media kelas secangkir kopi, “Rasanya kalau konteksnya Indonesia, itu bukan perbandingan yang apple-to-apple, mengingat secara asumsi bisa dibilang 95% potensial konsumen Honda HR-V 1.5 akan bergeming dari godaan rival dari merek lain. Lihat saja, data penjualannya Honda HR-V jauh melebihi para rivalnya.”

“Jadi kalau ada media mainstream yang menyebut Kia Seltos bakalan jadi “pembunuh” Honda HR-V 1.5 patut ditanyakan ke pihak penanggungjawab redaksionalnya yang meloloskan artikel tersebut, mengingat paramater umum dari asumsi itu adalah hasil penjualan dan indikator kepuasan konsumen. Patut diingat pula, Honda memiliki jumlah jaringan dealer resmi yang jauh lebih luas ketimbang Kia yang kini dipasarkan di Indonesia melalui jalur distribusi baru, PT Kreta Indo Artha.”

Meski didukung dengan spesifikasi yang sangat kompetitif di kelasnya, Kia Seltos rasanya masih belum jadi menjadi ancaman besar bagi Honda HR-V 1.5.

Ada beberapa asumsi yang sudah pernah jbkderry.com ulas di dalam artikel NGOBROLIN MOBIL-MOBIL BARU YANG BAKAL (TETAP) LARIS DI TAHUN 2020, setidaknya ada 3 (tiga) parameter atau cara ukur umum untuk menilai karakter umum pembeli mobil baru di Indonesia, khususnya di segmen harga di bawah Rp 300 juta / unit, yaitu:

  • Pertimbangan merek; mayoritas konsumen pembeli mobil baru di Indonesia masih lebih terpaku pada merek-merek Jepang, seperti Toyota, Honda, dan Mitsubishi.
  • Mobil masih sebatas alat transportasi dan pertimbangan nilai jual kembali (belum pada taraf utama kenyamanan dan keamanan).
  • Nilai popularitas di masyarakat (atau gampangnya paling sering dilihat di jalan).

Dari sudut pandang itu, Kia Seltos melalui PT Kreta Indo Artha selaku distributornya masih perlu menyelesaikan beberapa hal mendasar untuk sukses; seperti meningkatkan keberadaan dan kuantitas jaringan dealer 3S, termasuk dalam hal jaminan ketersediaan layanan purna jual dan suku cadang (termasuk dalam skema biaya perawatan dan perbaikan yang sebisa mungkin ramah untuk kondisi keuangan mayoritas konsumennya).

Kalaupun kemudian taruhlah permintaan konsumen pada Kia Seltos meningkat bahkan membludak, ada hal yang patut diingat pula, kalau SUV Kia satu ini masih diimpor dari India.

Jadi ini juga tergantung berapa banyak Kia Seltos yang bisa dibawah PT Kreta Indo Artha ke Indonesia, mengingat di India sendiri permintaan Kia Seltos yang baru diluncurkan pada kuartal keempat juga tengah laris manis.

Secara asumsi umum, keberadaan Kia Seltos di Indonesia masih jauh dari posisi yang mengancam Honda HR-V 1.5 di tahun 2020 ini.

Jangankan untuk mengancam Honda HR-V 1.5 yang didukung dengan kemampuan penetrasi ratusan dealer Honda di Indonesia, bahkan untuk mengejar sang kuda hitam baru di segmen SUV yakni Wuling Almaz dengan jumlah dealer yang terus bertambah (kini kabarnya juga sudah tembus di atas 100), Kia Seltos rasanya nyaris mustahil melampauinya pada tahun 2020 ini.

Pihak PT Kia Indo Artha kalau berdasarkan penelusuran di dunia maya (hasil browsing 31 Januari 2020), saat ini baru memiliki sekitar 24 dealer di Indonesia.

Kalau mau memberi nilai yang moderat, Kia Seltos masih punya beberapa PR dasar yang harus diselesaikan lebih dahulu, tanpa perlu diperbandingkan dengan Honda HR-V 1.5 dan Wuling Almaz 2.0, seperti bagaimana meyakinkan potensial konsumen untuk membelinya, lalu kemudian meyakinkan jika upaya untuk merawat Kia Seltos setelah masa kepemilikan tidaklah merepotkan (khususnya jika dibandingkan dengan biaya perawatan Honda HR-V 1.5 dan Wuling Almaz 2.0).

Kalau dua faktor dasar itu bisa dipenuhi dan terlampaui, barulah pas lagi untuk dibahas soal penilaian bagaimana grafik penjualan Kia Seltos dalam enam bulan pertama kemunculannya di Indonesia benar-benar bisa jadi ancaman buat Honda HR-V 1.5 dan Wuling Almaz 2.0.

Bagaimana, setujukah?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s