NGOBROL EKSKLUSIF DENGAN MICHAEL HIZKIA, MUSISI MUDA INDONESIA DI KANCAH INTERNASIONAL (BAG. 2 – TAMAT)

jbkderry.com – Ini rasanya bakal menjadi salah satu artikel terkeren yang pernah ada di media kelas secangkir kopi, jbkderry.com, di sepanjang usia medianya sejauh ini.

Terima kasih mas bro Michael Hizkia Halasan Damanik yang telah bersedia meluangkan waktu untuk diliput.

Berikut hasil obrolan virtual dengan mas bro Michael Hizkia Halasan Damanik  yang tengah berada di Jerman saat ini.

1. Halo, mas bro Michael Hizkia. Salam kenal, semoga berkenan diulas di media kelas secangkir kopi jbkderry.com.
Jawab:

Salam kenal juga. Terimakasih juga atas kesempatannya meliput saya hehe..

2. Selamat atas dirilisnya singel ketiga “Pendamping Hidupku” dan bisa masuk ke dalam jajaran lagu top di Spotify, dan kabarnya juga sudah ramai bisa dibawakan di berbagai aplikasi nyanyi online. Bagaimana ungkapan perasaannya atas pencapaian tersebut?

Jawab:

Terimakasih sebelumnya atas ucapannya. Seneng rasanya saya masih bisa berkarya lagi apalagi di tengah-tengah pandemi saat ini.

Project ini tidak akan bisa berjalan tanpa teman-teman saya yang benar-benar tulus dan ikhlas membantu saya di semua bidang. Ada yang publishing, foto editing, dan video editing.

Tantangan buat saya adalah saya bukan dari label besar dan tidak mempunyai dana yang besar. Saya sangat beruntung mempunyai teman-teman yang sangat mendukung karir saya dan saya tidak akan pernah lupa dengan hal itu.

Benar-benar menguras energi,tenaga dan pikiran tapi akhirnya bisa jadi dan bisa di dengar masyarakat semua pecinta musik Indonesia.

3. Kabar-kabarnya telah menyeselesaikan studi strata MBA di Jerman, selamat juga atas pencapaian tersebut. Terkait dengan pencapaian itu (selesainya masa studi), ke depan apakah akan berprofesi sesuai bidang keilmuannya atau justru ingin jadi ingin penyanyi profesional, atau justru akan menjalani keduanya seperti Dokter Tompi kalau di Indonesia. Bagaimana tanggapannya atas hal tersebut?

Jawab:

Bagi saya bernyanyi adalah passion.

Keterkaitan dengan pekerjaan ,sebelum S2, saya sudah pernah bekerja di salah satu bank asing di Indonesia. Tentunya bagi saya, kalau kedua-duanya bisa jalan lebih baik.

Tapi kalau memang lagu saya ternyata bisa masuk billboard misalnya atau memang banyak job yang tidak bisa membuat saya memilih dua-duanya, saya ingin memilih bernyanyi.

4. Khusus untuk bidang menyanyi profesional berkelas dunia dari Indonesia, bagaimana pendapat mas bro Michael Hizkia pada penyanyi-penyanyi Indonesia yang sudah bisa melambung dunia seperti Anggun, Angez Mo, Sandhy Sandoro, Daniel Sahuleka, Claudia Emmanuela, dan kini Anda sendiri. Apakah ini bisa menjadi penjelasan lebih lugas dan jelas, jika sebenarnya musisi asal Indonesia memang bisa bersaing dengan para musisi kenamaan dunia secara skill, dan bukan semata karena faktor keberuntungan?

Jawab:

Bagi saya, faktor luck juga penting dalam hal ini, karena menurut saya banyak orang di dunia ini yang mungkin jauh lebih bagus bernyanyi dari segi teknik tapi tidak terekspos.

Tapi tentunya faktor luck tanpa usaha dan kerja keras juga tidak akan bisa muncul begitu saja.

Walaupun saya di Jerman, ada alasan saya tetap bernyanyi dengan bahasa Indonesia. Saya mengambil contoh Korea Selatan dengan industri Kpop-nya. Mereka bangga dengan bahasa mereka, bahkan walaupun lagunya bahasa Korea tapi tetap mendunia tidak kalah dengan lagu bahasa Inggris.

Hal inilah yang membuat saya berpikir kenapa tidak kita naikan lagu berbahasa Indonesia? toh, secara jumlah penduduk kita gampang kok buat lagunya menjadi viral dan mendunia (terbukti trending topic Indonesia di twitter bisa merambah dunia).

Tetapi begitupun tetap di video lirik official, saya menyertakan subtitle dalam bahasa Jerman dan Inggris, supaya mereka mengerti isi lagunya.

5. Sebenarnya dari sudut pandang mas bro Michael Hizkia, hal-hal apa saja yang harus atau sebaiknya dilakukan oleh musisi asal Indonesia, agar dapat berkiprah di level internasional, bahkan bisa masuk di dalam jajaran lagu di platform digital yang modern seperti Spotify?

Jawab:

Yang pertama pasti mencari karakter vokal sendiri. Saat kita bicara industri ini sangat berbeda dengan bernyanyi secara festival. Teknik yang bagus saja tanpa karakter vokal yang kuat, mungkin akan sulit bersaing di industri.

Tentunya hal ini juga didukung oleh pemilihan lagu, jenis musik, aransemen, serta kualitas mixing dan mastering.

6. Dalam bermusik sendiri, sejak kapan mas bro Michael Hizkia memulainya, dan warna musik seperti apa yang ditawarkan untuk audiensnya? Bisa dijelaskan lebih lanjutkan, mengapa warna musik itu yang dipilih, dan sejak kapan memilih warna musik seperti yang diusung saat ini?

Jawab:
Ini bisa menjadi penyemangat buat teman-teman sebenarnya. Saya memulai bakat bernyanyi dari minus, bukan nol.

Nada saya sumbang sekali, bahkan dulu guru vokal saya Luhut Hutabarat sempat menyampaikan kepada Ibu saya untuk lebih baik Michael mencari bakat lain🤣🤣🤣..

Tapi karena kesabaran tulang Luhut dan kerja keras yang saya lakukan akhirnya saya bisa sampai tahap sekarang.

Saya pribadi sangat menyukai berbagai macam jenis musik dari pop, rock, jazz, dangdut, dll, tapi saya sadar warna suara saya lebih cocok di ballad. Saya memilih musik ballad sejak pertama bernyanyi.

7. Dalam bermusik dan mengembangkan karir musiknya, musisi-musisi siapa saja yang turut memberikan inspirasi bagi mas bro Michael Hizkia? Dan kenapa mereka?

Jawab:

Panutan saya terbesar adalah Alm.Glenn Fredly. Saya masih ingat, sulit sekali bernyanyi dengan teknik-teknik seperti beliau.

Tapi karena kecintaan saya terhadap bernyanyi dan melihat Alm.Glenn, membuat saya tidak menyerah untuk belajar dan terus belajar.

8. Di tengah era new normal yang menjadi protokoler baru di berbagai belahan dunia, kira-kira motivasi apa yang bisa mas bro Michael Hizkia bagikan ke dunia, khususnya untuk para bakat-bakat muda di Indonesia yang tengah meniti jalan ke profesi penyanyi?

Jawab:

Jangan jadikan pandemi ini membuat kreativitas kita terhenti.

Hingga saat ini pun saya juga belum termasuk kategori penyanyi yang sukses, dalam arti kata belum ada karya saya yang bisa menembus billboard Indonesia.

Yang penting kita terus belajar, jangan menyerah, yakin pada apa yang kita yakini.

Tentunya harus diawali dengan Doa pada awalnya. Ora et Labora (berdoa dan bekerja).

2 Replies to “NGOBROL EKSKLUSIF DENGAN MICHAEL HIZKIA, MUSISI MUDA INDONESIA DI KANCAH INTERNASIONAL (BAG. 2 – TAMAT)”

  1. Congrats jbkderry.com ! Terus post dan menampilkan sisi positif dari segala hal. Dunia (maya) kita sudah banyak “racun” nya, perlu suntikan obat semacam artikel dan posting-an positif seperti ini untuk sedikit menetralisir racun-racun itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s