REVIEW FILM 1917: MISI MULIA SEORANG KOPRAL MUDA HENTIKAN PERANG

jbkderry.com – Ada banyak alasan menonton film “1917” yang disutradarai Sam Mendes (sutradara film Road to Perdition, Skyfall, dan Spectre) dan berdurasi 1 jam 59 menit ini.

Dari segi penghargaan, film 1917  dengan budget produksi di kisaran US$90 juta (sekitar Rp 1,26 triliun) telah menerima penghargaan sebagai Best Motion Picture (mengalahkan film “Joker”) dan Best Director di ajang Golden Globe Awards 2020.

Di ajang Academy Awards 2020 yang sedianya digelar pada tanggal 9 Februari 2020 di Hollywood, film 1917 dinominasikan pada kategori Sinematografi, Penyutradaraan, Musik, Gambar Terbaik (Best Picture), Desain Produksi (Production Design), Editing Suara (Sound Editing), Sound Mixing, Efek Visual, dan Penulisan (Writing).

Dari teknik pembuatan film, 1917 memang sebaiknya tidak dilewatkan. Salah satu alasan utamanya adalah teknik pembuatannya yang seakan mengusung konsep sinematografi “One Shot” seperti penjelasan video ‘behind the screne’ di bawah ini: Continue reading “REVIEW FILM 1917: MISI MULIA SEORANG KOPRAL MUDA HENTIKAN PERANG”

REVIEW BAD BOYS FOR LIFE: KETIKA DOSA MASA LALU MIKE LOWREY TUNTUT BALAS DENDAM

jbkderry.com – Buat aliran bad boys sedunia, film ini kudu wajib hukumnya ditonton, Bad Boys For Life.

Film berdurasi 2 jam 4 menit ini menunjukkan transisi “old skool gun” seperti duo Mike Lowrey (Will Smith) dan Marcus Burnett (Martin Lawrence), dengan “senjata masa depan” yang melibatkan kecanggihan teknologi seperti Advanced Miami Metro Operations (AMMO) yang dipimpin polisi perempuan cantik, energik, dan taktis bernama Rita. Continue reading “REVIEW BAD BOYS FOR LIFE: KETIKA DOSA MASA LALU MIKE LOWREY TUNTUT BALAS DENDAM”

MELIHAT SISI LAIN KORPORASI OTOMOTIF AMRIK DAN ITALIA DI FORD V FERRARI

jbkderry.com – Berkesempatan menonton film Ford V Ferrari, Rabu 8 Januari 2019, jbkderry.com langsung membayangkan banyak hal.

Pertama, teringat dengan buku “How to Read a Film” karya James Monaco yang pertama kali dipublikasikan pada tahun 1971. Dalam buku tersebut, ada kutipan yang kira-kira berbunyi, “Tidak film yang lahir dari imajinasi murni, pasti ada hal nyata yang turut melatarinya.”

Jika benar demikian, film Ford V Ferrari ini mestinya menjadi sebuah film penting bagi penggemar dunia otomotif di seluruh dunia. Terlebih kabarnya film ini memang terinspirasi dari kisah nyara Carroll Shelby, salah satu desainer otomotif dan juga pembalap mobil terbaik yang pernah dimiliki Amerika. Continue reading “MELIHAT SISI LAIN KORPORASI OTOMOTIF AMRIK DAN ITALIA DI FORD V FERRARI”

NGOBROLIN FILM IMPERFECT: SEPERTI BUKAN NONTON FILM ERNEST PRAKASA

jbkderry.com – Nonton film kelima yang disutradarai Ernest Prakasa, Imperfect, Kamis (19/12) seperti nonton film yang sama sekali berbeda dibanding empat film karya Ernest sebelumnya.

Menurut jbkderry.com, ini lebih seperti nonton film kreasi Meira Anastasia (bini Ernest Prakasa), karena unsur narasi feminimnya lebih kuat, dan alur dramanya lebih terasa ketimbang cita rasa komedinya yang lebih terkesan sebagai pelengkap atau sekadar bumbu penyedap film.

Sebuah persepsi umum yang menurut jbkderry.com wajar, karena film Imperfect (Karier, Cinta & Timbangan) ini diadaptasi dari karya novel Meira Anastasia, plus saat penulisan skenario yang beberapa kali bongkar-pasang tambal-sulam, Ernest juga mengajak Meira untuk mempertajam dan menyempurnakan narasi film berdurasi 1 jam 53 menit ini.

Film Imperfect menawarkan narasi yang sederhana, namun kaya sudut pandang dan makna kehidupan. Secara nilai, jbkderry.com beri nilai 8. Continue reading “NGOBROLIN FILM IMPERFECT: SEPERTI BUKAN NONTON FILM ERNEST PRAKASA”

HEATH LEDGER PEMERAN JOKER TERBAIK SEPANJANG MASA

jbkderry.com – Spin-Off Joker pertama kali versi Joaquin Phoenix (dan Todd Phillips selaku sutradara) menjadi buah bibir yang menarik dibahas dan mengundang pertanyaan retorik, “Siapa pemeran Joker terbaik sepanjang masa?”

Seorang kawan baik berkata Joker versi Joaquin Phoenix tentu lebih menarik, karena pertama kali dirinya menjadi tokoh utama dari sebuah film (tanpa bayang-bayang si manusia kalelawar).

Joker versi Joaquin Phoenix lebih komplit, karena transformasinya lebih lengkap mulai dari sakit jiwa, putus asa, tidak punya rasa takut kehilangan apapun, banyak dikecewakan, hingga akhirnya Arthur Fleck bertransformasi lengkap menjadi seorang Joker sepenuhnya.

“Joker versi Joaquin Phoenix berhasil mengajak penonton melihat lebih utuh transformasi Arthur Fleck menjadi Joker. Mulai dari sikap, gerak tubuh, hingga sorotan matanya. Sementara Joker versi Heath hanya sadis, bahkan tidak gila, hanya nilai-nilainya saja yang berbeda dari kebanyakan orang,” demikian kata seorang kawan baik.

Bagaimana menurut jbkderry.com? Continue reading “HEATH LEDGER PEMERAN JOKER TERBAIK SEPANJANG MASA”