Selamat Jalan Didi Petet: Terima Kasih Sangat Telah Menghiasi Perfilman Indonesia

Terima kasih sangat, Mas Didi Petet. Saya sangat senang Anda pernah memberi warna perfilman Indonesia.
Terima kasih sangat, Mas Didi Petet. Saya sangat senang Anda pernah memberi warna perfilman Indonesia.

Saya merupakan moviergoers sejak kecil, bahkan sejak kelas tiga SD saya sudah berani nonton sendiri naik pete-pete (angkutan kota) di kota Makassar. Padahal jarak bioskop itu lumayan jauh dari rumah saya yang ada di ujung Selatan kota. Saat turun pete-pete, saya juga masih harus berjalan kaki dan menyeberang jalan, meski lalu lintas saat itu tentu tidaklah seramai sekarang. Bioskop-bioskop yang ada di Makassar saat itu umumnya berada di wilayah Utara kota. Untungnya cukup sekali naik pete-pete untuk sampai. Continue reading “Selamat Jalan Didi Petet: Terima Kasih Sangat Telah Menghiasi Perfilman Indonesia”

Bab 12: Tour De Jawa Tengah

Bersama mertua di alun-alun Ciamis, 2 Januari 2015, 5:25 PM.
Bersama mertua di alun-alun Ciamis, 2 Januari 2015, 5:25 PM.

Melintasi kota Surakarta senantiasa mengingatkan akan keteduhan a la Jawa Tengah. Saat melewati jalan Slamet Riyadi, pelintas seperti kami merasakan bagaimana pemerintah dan masyarakatnya nampak berusaha mempertahankan warisan budaya, namun tetap juga berupaya mengakomodir sentuhan modernisasi. Sebuah usaha yang tentu tidak mudah. Continue reading “Bab 12: Tour De Jawa Tengah”

Furious 7 Peninggalan Terakhir Paul Walker

Furious-7Seorang kenalan bilang Fast & Furious 7 bukanlah film yang baik untuk ditonton. Film ini mengajarkan orang berperilaku jahat dan kebut-kebutan melanggar peraturan. Itu ungkapnya.

Bagiku, Fast & Furious 7 seperti ziarah ke makam Paul Walker, memberikan penghormatan terakhir kepada salah satu aktor idola. Ada dua hal kehidupan Paul Walker di luar film yang aku ketahui dan menjadi kesamaan, yaitu dia suka dunia otomotif dan suka berwisata alam. PW dikabarkan acap kali ke Indonesia, khususnya ke pulau Mentawai. Continue reading “Furious 7 Peninggalan Terakhir Paul Walker”

Bab 11: Rute gigi 1 di Gunung Lawu

Rute Telaga Serangan dipenuhi tanjakan dan turunan tajam, serta dihiasi pemandangan pegunungan dan udara sejuk khas dataran tinggi.
Rute Telaga Serangan dipenuhi tanjakan dan turunan tajam, serta dihiasi pemandangan pegunungan dan udara sejuk khas dataran tinggi.

Melewati rute Telaga Sarangan dan kaki gunung Lawu merupakan tantangan tersendiri. Tahun 2006 saya melewati rute ini bersama Honda Tiger (solo touring) dari arah Surakarta menuju arah Madiun, atau dari arah Barat menuju Timur.

Sementara di akhir 2014 bersama bunda dan anak-anak, saya melewati dari arah sebaliknya, Timur ke Barat. Dari arah Madiun ke arah Surakarta. Continue reading “Bab 11: Rute gigi 1 di Gunung Lawu”