Bab 3: Kenyamanan Nissan Grand Livina

Kami di GWK, mengendap - ngendap di pagi hari untuk dapat masuk secara gratis.
Kami di GWK, mengendap – ngendap di pagi hari untuk dapat masuk secara gratis.

Sebelum disiksa turing Jawa – Bali lebih dari 3.000 km, Nissan Grand Livina SV AT produksi tahun 2012 milik kami telah menjalani servis berkala di bengkel resmi Nissan Depok pada pertengahan November 2014. Aku termasuk orang yang percaya, jika mobil harus dirawat sesuai rekomendasi pabrikan biar tetap sehat dan nyaman dikendarai.

Untuk ukuran mobil keluarga kelas menengah ataupun kalangan first time buyer, Nissan Grand Livina termasuk nyaman dikendarai. Parameterku sederhana. Handling dan kemampuan bermanuver bisa diandalkan. Posisi duduk enak, bisa diatur pula maju mundur kursi baris pertama dan kedua. Material jok lumayan tebal, sehingga tidak capek saat perjalanan jauh atau di tengah kemacetan. AC mobil dingin hingga kursi baris ketiga. Meski AC hanya single blower, namun ada kisi – kisi di antara dua kursi baris pertama untuk suplai udara ke penumpang baris kedua dan ketiga.

Continue reading “Bab 3: Kenyamanan Nissan Grand Livina”

Test Drive Chevrolet Spin & Nissan Grand Livina

Nissan Grand Livina XV CVT vs Chevrolet Spin 1.5 LTZ
Nissan Grand Livina 1.5 XV CVT vs Chevrolet Spin 1.5 LTZ

Jika otomotif diibaratkan sebuah periskop untuk memantau karakter masyarakat dalam skala negara, maka hampir dapat dipastikan jika rakyat Indonesia adalah yang paling cinta keluarga. Setidaknya jika parameternya di kawasan Asia Tenggara.

Indikatornya sederhana. Hanya di Indonesia ada budaya mudik, dimana sang suami bersama istri dan anaknya nekad menempuh segala resiko menerabas jarak ratusan hingga ribuan kilometer, untuk bisa sampai ke kampung halaman. Entah itu dengan kendaraan roda dua atau yang sedikit lebih beruntung kondisi ekonominya, bisa naik mobil keluarga atau umum diistilahkan Multi Purpose Vehicle (MPV).

Continue reading “Test Drive Chevrolet Spin & Nissan Grand Livina”